Monday, February 15, 2016

Burung love bird

Burung lovebird merupakan burung sosial. Di alam bebas, burung ini hidup berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5-20 ekor. Burung dewasa hidup berpasangan. Disebut “love bird” atau “burung cinta” karena burung ini baru berpisah dari pasangannya bila salah satunya mati.
Burung dari genus Agapornis ini ukuran tubuhnya relatif mungil, bila dibanding burung berparuh bengkok lainnya. Sedikit lebih besar dari burung parkit. Panjangnya sekitar 13-17 cm dengan bobot 30-60 gram.
Burung lovebird bereproduksi dengan bertelur. Dalam setiap kelahiran menghasilkan 3-6 telur. Lama pengeraman telur berkisar 22 hari. Anak-anak burung akan meninggalkan sarangnya setelah 4-5 minggu sejak menetas.
Kondisi alam yang disukai burung lovebird adalah lahan kering dan iklim yang terik. Burung ini bersarang di cabang-cabang pohon, lubang lumpur yang mengering dan lubang pohon. Terkadang juga ditemukan di bangunan buatan manusia yang terdapat di tepi hutan atau perkebunan.
Dalam penangkaran, burung lovebird bisa beradaptasi di berbagai kondisi iklim. Penyebaran lovebird sebagai hewan peliharaan cukup meluas. Burung ini mudah dijinakan dan dipelihara, bahkan bisa dilatih untuk atraksi. Silahkan lihat

Jenis burung lovebird

Ragam dan jenis burung lovebird sangat banyak. Apalagi kalau bila dilihat dari turunan dan hasil silangannya. Namun bila dilihat dengan pendekatan ilmu taksonomi, hanya terdapat 9 spesies burung lovebird.
Delapan diantara sembilan spesies tersebut ditemukan di daratan benua Afrika meliputi Anggola, Namibia, Kongo, Tanzania, Zambia, Zimbabwe, Etiopia, Malawi dan Afrika Selatan. Satu spesies sisanya ditemukan di kepulauan Madagaskar. Berikut jenis-jenis burung lovebird berdasarkan spesiesnya:
  • Agapornis roseicollis, nama populernya “Peachfaced” atau “muka salem”. Burung ini dipercaya sebagai lovebird pertama yang berhasil didomestikasi. Tidak heran apabila jenis ini paling banyak dibudidayakan. Persilangan muka salem melahirkan berbagai mutasi warna yang menarik. Konon, ragam warnanya bisa mencapai 100.000 kombinasi. Penyebarannya di wilayah barat daya Afrika.
  • Agapornis personata, nama populernya “Masked lovebird” atau lovebird muka topeng. Burung lovebird ini memiliki ciri kepala sampai leher berwarna hitam kecoklatan, seperti mengenakan topeng. Hasil mutasi warna burung ini adalah gradasi biru dan biru muda, sementara warna kepala dan lehernya tetap hitam kecoklatan. Penyebarannya meliputi wilayah Tanzania.
  • Agapornis fischeri. Burung lovebird fischeri memiliki ciri tubuh berwarna hijau, dari kepala sampai dada kemerahan dengan gradasi hingga oranye, lingkar mata putih. Mutasi warna dari burung ini adalah fischeri biru dan albino. Wilayah penyebarannya di Tanzania.
  • Agapornis lilianae, nama populernya “Nyasa lovebird”. Burung lovebird nyasa memiliki warna tubuh hijau, kepala sampai muka berwarna merah, bagian kerongkongan hingga leher belakang berwarna kuning. Mutasi warna nyasa adalah biru dan lutino. Penyebarannya meliputi Tanzania, Malawi dan Mozambik.
  • Agapornis nigrigenis, nama populernya “Black-cheeked lovebird” atau lovebird pipi hitam. Warna tubuhnya hijau hingga hijau kekuningan terutama bagian bawah. Bagian pipi berwarna hitam kecokelatan. Mutasi warna burung ini adalah hitam biru. Penyebarannya meliputi Zambia dan Zimbabwe.
  • Agapornis cana, nama populernya “Madagascar lovebird”. Burung lovebird madagaskar memiliki tubuh yang relatif mungil, bobotnya sekitar 30-35 gram. Warna tubuh bagian atas hijau dan bagian bawah hijau muda. Pada burung jantan, warna kepala hingga dada abu-abu. Sedangkan pada betina berwarna hijau muda. Burung ini jarang ditangkarkan karena keberadaannya terbatas. Penyebarannya hanya ada di Madagaskar.
  • Agapornis taranta, nama populernya “Abyssinian lovebird”. Burung lovebird abesinia ini dikenal juga dengan sayap hitam. Karena warna sayap bagian bawah kehitaman. Hampir seluruh warna tubuh burung betina berwarna hijau hingga hijau muda. Sedangkan pada jantan terdapat warna merah di muka bagian atas. Lingkar mata betina hijau dan jantan merah. Mutasi warna burung ini kuning kecokelatan. Penyebarannya di daerah Etiopia.
  • Agapornis Pullaria, nama populernya “Redfaced lovebird” atau lovebird muka merah. Sesuai namanya, burung lovebird muka merah ini memiliki dahi dan muka berwarna merah. Pada burung betina dahi dan muka lebih oranye. Warna tubuh hijau hingga hijau kekuningan dan kaki abu-abu. Burung ini sulit ditangkarkan. Penyebarannya meliputi Afrika Barat dan Afrika Tengah.
  • Agapornis Swindernia, nama populernya “Black-collared lovebird” atau lovebird kerah hitam. Burung ini mempunyai kekhasan di daerah lehernya. Terdapat warna hitam melingkar seperti kerah. Warna tubuhnya hijau hingga hijau kekuningan. Burung ini sulit ditangkarkan. Wilayah penyebarannya Afrika tengah dan Afrika Barat.

Pengelompokkan populer

Di Indonesia, banyak pehobi mengelompokkan burung ini ke dalam burung lovebird berkacamata dan non-kacamata. Disebut berkecamata karena terdapat lingkaran berwarna-warni disekeliling kelopak matanya. Warna lingkaran tersebut bisa berbeda-beda antara satu jenis dengan jenis lainnya.
Burung lovebird berkacamata diminati oleh para pehobi yang berorientasi pada keindahan dan warna tubuh. Lovebird berkacamata seringkali di namai berdasarkan kekhasan warna tubuhnya. Karena burung ini memiliki silangan-silangan dengan warna-warna yang khas. Seperti nama-nama lutino, cinnamon atau dilute.
Jenis burung yang digolongkan ke dalam lovebird berkacamata antara lain Fischeri, Personata, Liliana dan Nigrigenis. Sisanya dikelompokkan ke dalam lovebird non-kacamata.
Tidak seperti lovebird berkacamata, burung lovebird non-kacamata biasanya tidak dinamai berdasarkan kekhasan warna-warni tubuhnya. Karena hasil silangan dari lovebird non-kacamata sangat banyak ragamnya. Di pasar Indonesia, jenis lovebird berkacamata di hargai lebih mahal dibanding non-kacamata.
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.  (int/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.  (int/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.  (int/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpufv
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf
Bagi anda para pecinta burung sudah pasti kenal dengan yang namanya burung lovebird kan. Ya, akhir-akhir ini burung lovebird sangat banyak penggemarnya. Bukan hanya dari sisi keindahan bentuk dan warna serta kicaunya saja, burung tersebut juga asyik bila kita pelihara hingga bertelur.
Lovebird secara fisik memiliki tinggi rata-rata 13 sampai 17 cm dan berat rata-rata 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Lovebird adalah satu burung dari sembilan jenis spesies Genus Agapornis (dari bahasa Yunani “agape” yang berarti “cinta” dan “ornis” yang bearti “burung”).
Mereka di beri nama lovebird karena melihat dari tingkah lakunya, secara umum suka duduk berdekatan dan saling menyayangi. Bahkan konon katanya, jika pasangan dari lovebird ini mati, tidak memakan waktu lama pasangan yang satunya juga akan ikut mati. Benar-benar pasangan sehidup semati deh, karena kesetiaan burung ini terhadap pasangannyalah maka pemberian nama lovebird jadi sesuai sama pola hidup burung ini.
Sekarang ini lovebird banyak dipelihara untuk diikutkan lomba suara burung. Lovebird ini memang memiliki suara yang khas dan panjang, dengan bulu yang sangat indah pula.
Ada banyak sekali jenis dari lovebird, di antaranya love bird kepala abu-abu (Madagaskar), lovebird muka merah, lovebird sayap hitam (Abinisia), lovebird kerah hitam, muka salem, kacamata, kacamata topeng, kacamata nyasa, hingga kacamata pipi hitam.
Sebelum memulai beternak lovebird, seharusnya kita membedakan dulu antara jantan dan betina. Secara warna dan fisik, lovebird susah untuk diketahui jenis kelaminnya. Nah,  cara yang paling gampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletak di bawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan. Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.
Untuk memulai beternak lovebird, kita harus memilih calon induk yang usianya relatif masih muda, sekitar 7 bulan sampai 2,5 tahun. Karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun, biasanya tidak terlalu produktif.
Untuk bisa menjadikan lovebird lebih lama dalam usia produktifnya, ada cara lain.
Yaitu tambahkan makanan ekstra, seperti sawi, toge, kwaci dan jagung muda untuk memicu semangat burung dalam hal berkeinginan hasrta kepada betina. Dengan perawatan yang baik, lovebird bisa hidup 10 hingga 20 tahun.
Beternak love bird sebaiknya dilakukan secara individual. Hal ini dilakukan supaya kita bisa lebih mudah mengetahu garis keturunan dari burung tersebut. Untuk satu pasang lovebird gunakanlah kandang dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 80 cm. Untuk bertelur dan mengeram, siapkan glodok atau kotak sarang yang terbuat dari papan dengan ketebalan 2 cm dan berukuran 15 cm x 20 cm x 25 cm. Kemudian diisi dengan kulit jagung yang sudah dikeringkan, serbuk kayu dan lain sebagainya. Selanjutnya, biarkan agar si burung membuat sarang sendiri.
Lovebird umumnya bertelur sekitar 4-6 butir dan dieramkan selama 21 hingga 23 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina bergantian menyuapi anaknya sampai anak burung bisa makan sendiri. Jika indukan lovebird tidak mau mengasuh anaknya, maka kita harus menyiapkan tempat (kotak) dengan ukuran sekitar 40cm x 40cm x 40cm dan diberi lampu bohlam 5 watt sebagai penghangat.
Untuk makananannya, kita siapkan bubur susu untuk bayi yang dicampur air hangat dan diberikan setiap 2 jam sekali. Setelah berumur 3-4 minggu, kita kenalkan dengan jenis makanan lain, seperti millet, buah buahan dan sayur sayuran.  Agar induknya bisa kembali bereproduksi, maka anak burung yang sudah bisa makan sendiri segera pindahkan ke sangkar lain.
Lovebird sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, tukang teriak dan petarung. Apabila mendengar suara burung lovebird lain atau melihat burung sejenis, semangat tempurnya langsung berkobar.
Kemudian, lovebird juga merupakan burung yang mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
Selanjutnya tidak mudah stres, karena burung jenis ini sudah ratusan tahun ditangkarkan manusia. Lovebird menyenangi lingkungan yang sejuk dan berkoloni dan berkelompok.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/02/mengenal-si-burung-cinta-lovebird-lebih-jauh.html#sthash.tbeTfnUN.dpuf

Jenis jenis burung kenari

Kenari import itu terbagi menjadi 3 tipe varietas, yang pertama adalah type canary yang lebih menonjolkan fisik mereka dari pada hal lain, yang kedua adalah song canary jenis ini lebih menonjolkan kemampuan kenari dalam berbunyi seperti variasi suara mereka atau peternak lebih fokus menciptakan variasi suara baru, yang terakhir color canary varietas kenari jenis ini lebih fokus kepada kecantikan warna dari kenari itu sendiri.

 

 

Jenis jenis kenari import

Kenari Yorkshire
Kenari yorkshire adalah kenari yang paling di buru di indonesia, tidak salah karena kenari ini mempunyai bentuk fisik yang unik gagah dengan postur seperti bodyguard, kalo anda pernah melihat cowo kekar dengan dada bidang mungkin itu gambaran untuk kenari ini, harga kenari ini bisa di bilang fantastis untuk ukuran anakan aja kenari ini bisa di bandrol 4-6  juta.

Kenari Gloster
Kenari yang banyak di cintai karena bentuknya yang unik yaitu perutnya yang buncit dan jambulnya yang unik, kenari gloster mempunyai 2 bentuk yaitu gloster corona / gloster berjambul dan gloster consort / gloster botak.
Kenari Border
Kenari yang banyak berada di dataran inggris dan skotlandia ini mempunyai tubuh yang buncit eksotik dengan beberapa dari mereka mempunyai warna pied antara kuning dan coklat, seperti tipe kenari lain kenari border pun mempunyai suara joss.
Kenari Norwich
Kenari norwich adalah kenari yang berasal dari dataran inggris tepatnya dikota norwich, begitu bangganya penduduk norwich sehingga kenari ini menjadi simbol club bola kebanggaan mereka.
Kenari Lancashire  
Kenari jenis ini adalah salah satu burung kenari tertua yang sudah sangat langka ditemukan, beberapa kenari lancashire yang ditemukan banyak sudah tidak dalam bentuk aslinya dikarenakan kenari ini favorite para breeder dalam proses persilangan untuk mendapatkan varietas baru dengan badan yang besar.
Kenari Lizard
Jenis Kenari yang mempunyai corak bulu seperti kadal oleh karena itu mereka disebut kenari kadal, keunikan lain adalah kenari ini mempunyai 4 varian warna dan tipe bentuk kepala yang berbeda-beda.

Parisian Frilled
Kenari yang dikenal sebagai kenari nya orang paris karena memang berasal dari perancis, mempunyai bulu yang indah seperti bunga yang menyumbai dan mempunyai ekor yang panjang, burung ini banyak disukai oleh pencinta kenari karena bulunya.

Kenari German
Sesuai dengan namanya kenari yang berasal dari jerman ini adalah salah satu tipe kenari berjambul seperti sodara nya kenari gloster.

Kenari Stafford
Burung yang unik ini adalah persilangan antara kenari merah ( red factor canary ) dengan kenari gloster, bentuk burung ini gempal bulat seperti gloster dan mempunyai warna merah di seluruh tubuhnya sampai ke leher.

Fife Fancy
Salah satu kenari bertubuh mungil besarnya kira-kira hanya 11 cm dan kenari ini adalah penyayi yang ulung dimana mereka dapat menirukan beberapa karater suara burung lain, sayangnya mereka rentan sakit jadi diperlukan perawatan ekstra untuk merawat mereka.

Song Canary

Kenari Roller
Jenis kenari yang memang dikembangkan fokus kepada suaranya, kenari roller mempunyai variasi suara yang banyak, soft dan merdu. Kenari ini berasal dari jerman dengan pengembangnya pertama bernama hanz mountain.
Kenari Waterslager
Kenari waterslager adalah jenis kenari yang berasal dari tanah belgia, mempunyai 12 variasi suara yang dominan seperti suara air, anda pencinta suara kenari pasti akan kagum dengan kenari jenis ini.
Kenari American Singer
Ini adalah burung favorite penduduk di amerika serikat, salah satu song canary yang berasal dari amerika. Volume suara mereka lebih kencang dibandingkan kenari roller tetapi lebih soft dibandingkan kenari border, jadi burung ini mempunyai tingkat suara yang pas.

Color Canary

Red Factor Canary ( Kenari Merah )
Burung ini juga banyak diburu oleh pencinta kenari di indonesia dikarenakan warna kenari yang merah, kenari ini dikembangkan memang untuk mendapatkan warna yang menawan tetapi sayangnya di negeri kita banyak pedagang nakal yang menjual kenari merah palsu dengan berbagai cara karena harga kenari merah yang bisa dibilang tinggi

Istilah Jenis Kenari Lokal ( f1, f2, f3, af, afs, loper )

Istilah F pada beberapa varietas kenari buatan dalam negri berarti Filial atau keturunan, kebanyakan dari kenari lokal yang di silangkan dengan kenari YS atau kenari Yorkshire jadi jika kenari yorkshire disilangkan dengan kenari lokal persilangan yang pertama disebut kenari f1 yokshire, yorkshire dipilih karena bentuk tubuhnya yang ideal dan suaranya yang lumayan berpower, tetapi istilah F ini bukan hanya di miliki oleh yorkshire tetapi juga oleh jenis kenari lainya seperti gloster, kenari merah dll. Jadi berikut ini adalah beberapa istilah jenis kenari lokal yang mungkin sudah familiar di telinga kenari mania semua.

Kenari F1 : Hasil Persilangan indukan antara kenari import ( biasanya yorkshire ) jantan dengan kenari lokal sebagai betinanya.
Kenari F2 : Persilangan antara kenari yorkshire jantan dengan kenari f1 sebagai betinanya.
Kenari F3 ;Persilangan antara kenari yorkshire jantan dengan kenari f2 sebagai betinanya.
Kenari AF : Hasil persilangan antara kenari f1 dengan kenari lokal.
Kenari AFS : Hasil persilangan antara kenari f1 dengan f1.
Kenari Loper : Kenari Loper adalah singkatan dari kenari lokal super ini adalah persilangan antara kenari AF dan kenari lokal

Berdarah setelah hubungan intim

Vagina berdarah setelah berhubungan seksual kerap terjadi pada beberapa wanita. Penyebabnya bisa ringan hingga berat, mulai dari vagina kering hingga kanker yang mengancam nyawa.
Perdarahan vagina bisa terjadi selama atau setelah hubungan seksual karena sejumlah alasan, yang paling sering terjadi pada wanita antara usia 20 dan 40 tahun. Untuk mencari pengobatan, wanita perlu mengenali berbagai penyebab vagina berdarah.
Berikut beberapa penyebab vagina berdarah setelah berhubungan seks:
1. Vagina kering
Penyebab umum perdarahan pada vagina adalah rusaknya selaput dara, iritasi vagina karena kurangnya lubrikasi, dam vagina kering.
"Bercak darah pada vagina sesudah hubungan seksual pada pasangan pengantin baru, lazim terjadi. Hal ini disebabkan oleh iritasi pada dinding vagina saat penetrasi penis. Masalahnya, lubrikasi (pelendiran) vagina belum cukup, hingga dinding vagina mudah lecet tergores batang penis," jelas dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta, dalam konsultasi kesehatan detikHealth.
Vagina yang kering juga dapat menyebabkan cedera pada dinding vagina atau introitus (pembukaan ke vagina) selama hubungan seksual, hingga menyebabkan perdarahan selama atau sesudah berhubungan seksual.
2. Vaginitis dan infeksi
Vaginitis adalah suatu peradangan pada vagina yang dapat mengakibatkan keputihan, gatal dan nyeri. Penyebabnya biasanya perubahan keseimbangan normal bakteri vagina atau infeksi. Vaginitis juga dapat terjadi karena tingkat estrogen berkurang setelah menopause.
Perdarahan vagina usai berhubungan seksual juga bisa terjadi karena adanya infeksi pada kelamin, misalnya gonore, klamidia, infeksi ragi.
3. Menurunnya kadar estrogen
Menurunnya kadar estrogen selama masa peri-menopause atau menopause dapat menyebabkan lapisan vagina menjadi tipis dan mudah meradang atau terinfeksi, dan perubahan ini dapat dikaitkan dengan perdarahan vagina setelah hubungan seksual.
Atrofi vagina, juga disebut vaginitis atrofi, adalah penipisan, pengeringan dan peradangan pada dinding vagina karena tubuh kekurangan estrogen. Atrofi vagina paling sering terjadi setelah menopause, tetapi juga dapat mengembangkan selama menyusui, atau pada waktu lain penurunan produksi estrogen tubuh Anda.
Bagi banyak wanita, atrofi vagina membuat hubungan seksual yang menyakitkan, dan jika persetubuhan menyakitkan, minat Anda pada seks secara alami juga akan menurun. Selain itu, fungsi genital sehat sangat berhubungan dengan fungsi sistem kemih yang sehat. 
4. Lesi anatomi
Lesi anatomi seperti tumor atau polip pada dinding serviks atau vagina juga dapat menyebabkan perdarahan vagina selama atau setelah hubungan seksual. Dalam kasus ini, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan papsmear untuk memastikan penyebabnya.
5. Masalah pada serviks
Masalah-masalah pada serviks seperti peradangan pada serviks (servisitis), sel-sel abnormal pada permukaan serviks (displasia serviks), dan kanker serviks, juga bisa menimbulkan gejala perdarahan pada vagina selama atau setelah berhubungan seksual.
6. Cedera pada lapisan rahim
Cedera pada lapisan rahim (endometrium) selama hubungan seksual, terutama pada perempuan yang menggunakan kontrasepsi oral, juga bisa menyebabkan perdarahan pada vagina setelah berhubungan seks.
Penyebab lain, perdarahan uterus normal jika Anda baru memulai periode menstruasi atau jika baru saja berakhir.

Kopi Manpaat Dan Bahayanya

Bahaya kopi-, Bagi sebagian orang, minum kopi adalah hal yang tidak bisa dilewatkan setiap harinya, apalagi untuk perokok aktif minum kopi adalah sesuatu yang sangat identik sekali. Minuman ini sangat digemari oleh pria maupun wanita karena bisa jadi solusi apabila ngantuk di tempat kerja, minum kopi adalah cara yang paling di anggap ampuh untuk menghilangkan rasa ngantuk. Di balik manfaatnya tersebut ternyata ada bahaya kopi yang bisa menyerang apabila diminum berlebihan oleh karena itu selain mengetahui apa saja manfaatnya kita juga harus mengetahui bahaya kopi bagi kesehatan agar kita dapat mengontrol konsumsi kopi tersebut. Sebelum membahas bahaya kopi bagi kesehatan, saya akan membahas dulu beberapa manfaat yang bisa kita rasakan dengan mengkonsumsi kopi.
Di balik bahaya kopi yang sering dibicarakan orang ternyata kopi juga ada manfaatnya, dengan meminum kopi ada beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dengan catatan tidak minum kopi secara berlebihan. Dan berikut diantaranya manfaat kopi bagi tubuh:
  • Mencegah batu ginjal
  • Menurunkan resiko penyakit diabetes tipe 2
  • Mencegah kanker hati, usus dan payudara
  • Melindungi hati dari penyakit sirosis
Semua manfaat tersebut bisa anda dapatkan apabila tidak minum kopi secara berlebihan dan kandungan kafeinnya yang rendah. Meskipun ada beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengkonsumsi kopi tetapi masih ada bahaya kopi yang harus diketahui, dan sekarang mari kita simak apa saja bahaya kopi bagi kesehatan.

Bahaya kopi bagi kesehatan yang harus anda ketahui

Bahaya kopi -, Minum kopi sangat dipercaya sebagai obat kantuk paling mujarab, kopi sering menjadi teman begadang maupun kerja di kantor. Minuman yang mempunyai wangi yang khas ini juga dapat menimbulkan efek kecanduan, itu terbukti dengan banyaknya mereka yang sangat ketergantungan pada kopi bakan lebih mengutamakan minum kopi daripada makan. Namun, harus diketahui juga ternyata bahaya kopi juga bisa merugikan kesehatan apabila dikonsumsi  secara berlebihan dan terus menerus. Bahaya kopi bagi kesehatan diantaranya adalah:
  1. Bahaya kopi yang pertama adalah menyebabkan detak jantung lebih cepat dari biasanya. Oleh karena itu, bagi anda yang mengalami gejala serangan jantung sebaiknya menghindari atau tidak minum kopi berlebihan.
  2. Bahaya kopi yang selanjutnya adalah dapat menimbulkan gejala atau sakit maag karena minuman kopi dapat meningkatkan asam lambung.
  3. Minum kopi secara berlebihan dapat menimbulkan resiko serangan jantung dan stroke karena dapat meningkatkan kadar trigliserida, kolesterol jahat pada tubuh serta darah anda akan lebih pekat. Hal inilah yang menimbulkan endapan lemak, penyempitan pada pembuluh darah yang mana dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke.
  4. Mengkonsumsi kopi dapat menimbulkan masalah gejala insomnia atau susah tidur yang mana sangat tidak baik bagi kesehatan anda.
  5. Bagi ibu hamil sangat tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi kopi. Dalam hal ini mengkonsumsi 100 mg kafein per hari dapat menimbulkan keguguran. Ini dikarenakan, kafein pada kopi  dapat meningkatkan denyut jantung dan akan mempengaruhi janin yang mana dapat menyerang plasenta serta masuk ke dalam sirkulasi darah janin tersebut.
  6. Mengkonsumsi kopi dapat melemahkan daya tahan tubuh anda. Ini dikarenakan, kafein dalam kopi dapat menyerap mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Minuman kopi juga membuat anda cepat kehilangan cairan dalam tubuh, oleh karena itu usahakan meminum dua gelas air putih setelah mengkonsumsi segelas kopi.
Seperti itulah manfaat dan bahaya kopi bagi kesehatan anda, sebaiknya segala sesuatu tidak dilakukan secara berlebihan karena akan menimbulkan efek yang kurang baik seperti halnya meminum kopi. Meskipun ada beberapa manfaatnya tetapi kalo diminum secara berlebihan kita juga akan mendapatkan bahaya kopi tersebut. Semoga artikel ini ada manfaatnya untuk anda, Terima kasih.

Penyebab pasang Kb tapi kok bisa hamil



Kita memasang alat kontrasepsi tak lain agar tidak terjadi kehamilan, bukan? Namun upaya ini tak selamanya berhasil alias terjadi kebobolan. Benarkah janin akan cacat bila kita hamil saat ber-KB?

Kontrasepsi, terang dr. Nurwansjah, SpOG dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, adalah usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan. Namun, diakui Nurwansjah, kontrasepsi bukanlah alat yang sempurna. "Masih ada kekurangannya, yaitu kehamilan tetap bisa saja terjadi." Sebab, masing-masing alat KB punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Faktor kekagalan KB bisa berasal dari alat atau manusia/penggunanya.
KB TANPA ALAT DAN OBAT
Yang termasuk KB jenis ini di antaranya adalah melakukan sanggama terputus, menyusui, menghitung masa subur, serta melakukan pembilasan vagina setelah berhubungan.
* Coitus interuptus
Senggama terputus atau melakukan penarikan penis dari vagina sebelum terjadi ejakulasi, sering menimbulkan kegagalan; bila terjadi pengeluaran sperma sebelum ejakulasi, terutama pada coitus yang berulang atau terlambat mengeluarkan penis dari vagina.
* Menyusui
Memang, diakui Nurwansjah, sebagian besar wanita yang sedang menyusui tak akan mengalami kehamilan. Hal ini ada kaitannya dengan hormon prolaktin yang dikeluarkan selama menyusui. "Hormon ini dapat menekan terdapat ovulasi atau pembentukan sel telur." Tapi, tetap saja ada kemungkinan sel telur diproduksi. Pun kala sedang masa nifas atau sebelum haid pertama terjadi setelah melahirkan. Maka bila setelah nifas melakukan hubungan, maka bisa saja terjadi konsepsi (pembuahan). Karena itu, saran Nurwansyah, usai nifas sebaiknya segera gunakan alat KB kalau memang belum ingin hamil lagi.
* Sistem kalender
Kerap dilakuka pasangan yang memilih KB paling alamiah. "Padahal, justru pada masa suburlah kedua belah pihak bisa sangat merasakan kenikmatan atau mudah melakukan perangsangan kedua belah pihak."
Selain itu, yang jadi kendala pula, sulitnya menghitung waktu yang tepat terjadinya ovulasi. Terlebih pada wanita yang haidnya tak teratur. Memang bisa dilakukan dengan cara menandai suhu basal tubuh. Menjelang ovulasi biasanya suhu basal tubuh menurun, namun sesudah ovulasi suhu badan akan naik lagi dan tetap tinggi sampai terjadinya haid. "Mengukur suhu basal tubuh bisa dilakukan tiap pagi bangun tidur sebelum melakukan kegiatan apa pun. Dengan termometer yang dimasukkan dalam ruktum atau dalam lidah, maka bisa diketahui suhu basal tubuh saat itu."
Tapi, perlu diingat suhu basal tubuh bisa juga meninggi tanpa terjadi ovulasi; bila terjadi infeksi, kurang tidur, ataupun sebelumnya minum minuman beralkohol.
* Pembilasan vagina
Dilakukan dengan air atau dengan tambahan larutan obat segera setelah terjadi hubungan intim juga bisa menjadi sarana kontrasepsi. Tujuannya untuk mengeluarkan sperma secara mekanik dari vagina. Namun cara ini bisa gagal bila sperma dalam jumlah besar sudah terlanjur memasuki serviks uteri (mulut rahim).
KB DENGAN OBAT
Penggunaan kontrasepsi dengan obat-obatan dilakukan dalam bentuk pil, suntik, dan susuk. Yang dimaksud obat adalah hormon; ada yang mengandung hormon progesteron saja, ada yang merupakan kombinasi estrogen dan progesteron. "Kedua macam hormon ini dapat mencegah terjadinya ovulasi."
* Pil
Ada yang terbuat dari progesteron, ada yang kombinasi antara progesteron dan estrogen. Cara menggunakannya diminum tiap hari, dengan sistem 28 atau 22/21. Yang pertama, diminum terus tanpa henti. Sedangkan yang kedua, diminum terus dan kemudian dihentikan untuk memberi kesempatan menstruasi.
Pada prinsipnya, mekanisme kerja hormon dalam pil mencegah pengeluaran sel telur dari indung telur, mengentalkan cairan di leher rahim sehingga sulit ditebus sperma, membuat lapisan dalam dinding rahim menjadi tipis dan tidak layak untuk tumbuhnya hasil konsepsi, menghambat jalannya saluran telur sehingga mengganggu saat bertemunya sperma dan sel telur.
Bagi wanita yang haidnya kurang dari 4 hari, sebaiknya menggunakan pil yang mengandung banyak estrogen. Sedangkan wanita dengan haid lebih dari 6 hari memerlukan pil dengan estrogen rendah.
Bukan berarti penggunaan pil KB tak ada efek sampingannya, lo. Yang komponen estrogennya tinggi akan menyebabkan mudah tersinggung, tegang, berat badan meningkat, sakit kepala, serta perdarahan banyak saat menstruasi. Yang progesteronnya tinggi, maka payudara akan menjadi tegang, menstruasi berkurang, kaki dan tangan sering kram, serta liang sanggama kering.
Tapi, keuntungan yang dipetik pun tak sedikit. Sebut saja, pil dapat meningkatkan libido, menyembuhkan penyakit endometriosis, haid juga menjadi teratur, serta mengurangi nyeri haid.
Nah, kebobolan KB pil sering terjadi karena faktor lupa si pengguna. "Karena harus rutin dilakukan tiap hari, mungkin terlupa satu dua kali sehingga terjadi kehamilan." Terlebih lagi pil itu yang setengah mengandung estrogen, yang setengah lagi mengandung progesteron. Nah, progesteron bila tetap dikonsumsi pada orang yang hamil, justru malah memperkuat kehamilannya. Makanya orang yang terancam keguguran akan diberikan progesteron.
* Suntikan
KB berupa suntikan mengandung hormon progesteron dan bisa dilakukan dengan 3 cara; dilakukan 3 bulan sekali, 10 minggu sekali, dan sebulan sekali. Keuntungannya, tidak mengganggu produksi ASI sehingga dapat digunakan ibu-ibu yang sedang menyusui. Sayangnya, KB ini sering membuat badan jadi gemuk karena nafsu makan meningkat. Selain itu, lapisan dalam rahim juga menipis sehingga haid jadi sedikit atau hanya berupa bercak-bercak saja atau bahkan tidak haid sama sekali. "Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya hormon estrogen. Sebab estrogenlah yang membuat indung telur menghasilkan sel telur. Dengan ketiadaan estrogen, maka selaput dinding rahim juga tidak terbentuk, sehingga tidak terjadi mens. Orang sering bingung, lantas mensnya lari ke mana? Sebenarnya tidak lari ke mana-mana, melainkan tidak dibentuk. Makanya tidak ada mens."
Namun, Ibu jangan lantas khawatir bahwa tubuh akan kekurangan hormon estrogen selama menjalani KB ini, lo. "Dengan dosis tertentu, sebenarnya tubuh tetap menghasilkan estrogen, sehingga tak terjadi osteoporosis. Tapi untuk menghasilkan sel telur, kan, dibutuhkan estrogen dengan kadar tertentu. Nah, KB ini hanya mencegah tubuh menghasilkan hormon dengan kadar setinggi itu, sehingga tidak terjadi sel telur."
Selain menghalangi terjadinya ovulasi, KB suntik juga membuat lendir serviks bertambah kental sehingga menghambat penetrasi sperma melalui mulut rahim. "Namun kelemahannya, karena suntik dilakukan 3 bulan sekali, orang seringkali lupa untuk kembali suntik setelah masanya habis. Sehingga sering terjadi kebobolan dan hamil sebelum dilakukan suntikan ulang."
* Susuk
Atau norplant digunakan sekali selama 5 tahun. Alat kontrasepsi yang mengandung levonorgestrel ini dibungkus dalam kapsul dan ditusukkan di bawah kulit. Susuk tersebut akan mengeluarkan hormon sedikit demi sedikit.
Susuk akan mengentalkan lendir serviks atau mulut rahim sehingga menyulitkan penetrasi sperma. Namun kelemahannya, si wanita akan mengalami gangguan pola haid, seperti terjadinya spooting (flek), perdarahan haid memanjang atau lebih sering berdarah, sering sakit kepala, perubahan pada libido dan berat badan, serta timbulnya jerawat.
KB DENGAN ALAT
* Alat Kontrasepsi Dalam Rahim
Memasang suatu alat dalam rahim atau di mulut rahim. Bentuknya bisa bermacam-macam, bisa berbentuk spiral, atau berupa helm dari karet yang digunakan untuk menutupi jalan lahir. Ada berbagai bentuk spiral; seperti cacing atau huruf S, berbentuk T, angka 7, dan berbentuk seperti sepatu kuda.
Dengan spiral, maka sperma yang seharusnya jalannya lurus-lurus saja, akan menjadi zigzag karena terhalang adanya spiral tadi. Dengan demikian jalannya sperma jadi mentok dan membuat ia berbalik lagi atau keburu mati duluan, sehingga tak terjadi pembuahan dengan sel telur.
Diakui Nurwansjah, dari sekian banyak pemasangan spiral tak selamanya mulus. "Karena ukuran masing-masing rahim itu, kan, berbeda-beda. Ada yang bentuknya ke depan atau ke belakang. Bisa jadi ukurannya tak sesuai sehingga sperma lolos kendati sudah ada portal. "Kalau tidak, dari sekian banyaknya sperma, ada juga yang bisa menembus liku-liku jalannya spiral tadi. Terlebih lagi kalau penggunanya atau ibu tadi tidak rajin kontrol sehingga kedudukan spiral tadi tidak lagi di tempatnya, tapi turun ke jalan lahir."
Alat ini bisa bertahan dalam rahim 2-5 tahun dan dapat dibuka sebelum waktunya jika kita ingin hamil lagi.
Kelamahan spiral, dapat mengakibatkan keputihan, mens sedikit atau cepat berhenti, rasa nyeri di perut, serta suami merasa terganggu oleh benang spiral yang keluar saat bersanggama. Keuntungannya, penggunaan spiral tidak mengganggu produksi ASI.
* Spermisida
Selain itu, wanita juga bisa menggunakan obat-obat spermatisida yang dimaksudkan untuk melumpuhkan sperma. Bentuknya bisa berupa busa atau jeli atau tablet vagina. Jeli, busa, atau tablet dioleskan atau dimasukkan ke dalam vagina sesaat sebelum melakukan hubungan seksual. "Namun kelemahannya sering kurang efektif dan terjadi kebobolan, terutama kalau tidak dibarengi dengan penggunaan alat kontrasepsi lain, seperti kondom atau topi vagina."
CARA PENCEGAH
Nah, Bu-Pak, bila tak ingin kebobolan lagi, terang Nurwansjah, lakukan kombinasi KB. "Jika ia menggunakan pil, misalnya, dan yakin telah terjadi kealpaan minum, maka lakukan sanggama terputus atau memakai kondom selain tetap melanjutkan penggunaan pilnya. Demikian pula pada kasus yang telat suntik."
Hubungan pada masa subur juga sebaiknya dihindari, selain rajin melakukan cek pemasangan spiral. Sehingga kemungkinan spiral berubah letak, yang memudahkan masuknya sperma dapat dicegah.
Pokoknya, terang Nurwansjah, kalau menggunakan pil, susuk, atau spiral, di mana selalu mensnya tiap bulan. "Kalau tiba-tiba lewat dari 2 minggu mensnya tidak muncul, lakukan pemeriksaan. Bisa dilakukan lewat alat tes yang bisa dibeli di apotik atau periksa ke dokter." Mengapa harus 2 minggu? Karena biasanya hormon yang dikeluarkan plasenta sudah cukup kuat terbentuk, sehingga memudahkan untuk mendeteksi adanya positif hamil atau tidak.
Sementara ketidakhadiran menstruasi tidak bisa menjadi indikadi bagi pengguna KB suntik. Sebab, salah satu efek KB suntik, kan, jarang mens. "Walau obatnya habis pun, tidak mesti ia langsung mens, bisa saja setelah sebulan sesudahnya baru mens, bisa juga setelah setahun kemudian, dan itu normal adanya." Jadi, kalau terlambat melakukan suntik lagi, lewat dua minggu, maka sebaiknya cek dulu sebelum dilakukan suntik lagi.
JANIN TAK CACAT
Yang jelas, Bu, kita sering, kan, mendengar bila kebobolan KB, terutama yang menggunakan spiral, maka alat spiral itu akan menempel di kepala janin bila tidak cepat dikeluarkan. Mitos ini dibantah oleh Nurwansjah. "Tak ada cerita spiralnya lantas menempel di kepala. Janin, kan, dilindungi air ketuban. Bagaimana bisa ia menempel ke kepala janin? Kecuali kalau ketubannya pecah. Tapi kalau pecah pun, maka bayinya pasti gugur. Bayi, kan, tak mungkin hidup tanpa adanya air ketuban."
Memang, diakui Nurwansyah, dengan adanya spiral di dalam maka kemungkinan kehamilan bisa berlanjut sebesar 50 persen. "Yang 50 persen bisa saja terjadi keguguran. Demikian pula kalau diupayakan spiral itu ditarik keluar pada saat terjadi kehamilan, kemungkinan kehamilannya selamat dan gugur pun 50-50."
Jadi, tekan Nurwansjah, tak usah terlalu khawatir dengan adanya spiral di dalam rahim bila terjadi kebobolan. "Tak dicabut pun tak apa-apa. Biarkan saja spiral itu ada di dalam, toh, ia akan keluar bersama-sama bayi saat lahir nanti."
Demikian pula halnya dengan penggunaan pil, suntik atau susuk yang berlanjut kala kita kebobolan akibat ketidaktahuan kita. "Tak usah takut akan membawa dampak cacat pada bayi, karena hal itu tak berbahaya. Justru progesteronnya akan semakin menguatkan kehamilan."
Yang perlu dilakukan, saran Nurwansjah, begitu diketahui hamil, segera hentikan alat kontrasepsinya. "Jika memang takut ada apa-apa dengan janinnya, lakukan pemeriksaan USG seawal mungkin; antara 10-12 minggu."
Pemeriksaan USG juga perlu dilakukan untuk mengecek apakah kehamilannya itu berada dalam kandungan atau bukan. Sebab, terang Nurwansjah, pada kasus ibu pengguna spiral maka kemungkinan hamil di luar kandungan akan semakin besar. "Memang tanpa KB spiral pun kemungkinan hamil di luar kandungan bisa saja terjadi. Tapi kalau rahimnya diisi spiral, maka kemungkinan untuk hamil di luar kandungan akan makin besar."
Untuk lebih safe, lakukan pula pemeriksaan ulang USG saat usia kehamilan 16-18 minggu dan 30-32 minggu.
Nah, Bu, tak perlu khawatir berlebihan jika terjadi kebobolan KB, ya? Nah, bila tak ingin kebobolan, disiplin diri kuncinya.
Indah

Jangan spelekan masalah kondom

Sudahkah Anda menggunakan kondom dengan cara yang benar? Para peneliti dari Indiana University menganalisa 50 studi tentang penggunaan kondom, dan setelah melakukan pengumpulan data selama 16 tahun, mereka me­nemukan sederet daftar kesalahan. Cek 12 kesalahan teratas yang kerap dilakukan pasangan ketika bersiap-siap untuk melakukan eksekusi di atas ranjang.
  • Telat pasang:  Menurut banyak penelitian, antara 17-51,1?% orang dilaporkan memakai kondom justru setelah mulai melakukan intercourse.
  • Terlalu cepat dilepas: Antara 13,6-44,7?% dari responden dilaporkan melepaskan kondom sebelum intercourse benar-benar selesai.
  • Membuka seluruh gu­­lungan kondom sebelum dipasang; Antara 2,1-25,3% orang meng­aku benar-benar membuka seluruh gulungan kondom sebelum digunakan. Bagaimana piranti ini bisa bekerja?
  • Tidak ada ruang pada ujungnya: Kesa­lah­­an untuk memberikan ruang bagi air mani di ujung kondom dilaporkan 24,3-45,7% responden.
  • Kondom terbalik: Antara 4- 30,4 % partisipan dilaporkan bahwa mereka mulai membuka kondom dengan terbalik, tapi kemudian membaliknya lagi dan selanjutnya dipakai. Dan itu buruk karena cairan pra-ejakulasi Anda bisa mengenai si Dia, yang bisa membuatnya hamil.
  • Paparan benda tajam: Antara 2,1 - 11,2 % orang membuka bungkus kondom dengan benda tajam. Masalahnya: Jika itu cukup tajam untuk merobek bungkusnya, itu cukup tajam juga untuk merobek kondomnya.
  • Kesalahan memeriksa kerusakan: Saat melepas kondom dari bungkusnya, 82,7% wanita dan 74,5% pria dilaporkan tidak meme­riksa kerusakan sebelum digunakan. Apa yang harus dicek: Pastikan bungkusnya tidak lecek atau robek, pastikan mata Anda telah memeriksa tanggal kadaluwarsa dan memeriksa ketidaksempurnaan yang terlihat saat membuka gulungannya.
  • Tanpa pelumas: Antara 16 - 25,8% orang dilaporkan menggunakan kondom tanpa pelumas. Masalahnya? Jika Anda berhubungan seks hingga jangka waktu tertentu, kondom lebih mungkin sobek jika tanpa pelumas. 
  • Komplikasi pelumas: Sekitar 3,2% wanita dan 4,7% pria dilaporkan menggunakan pelumas berbahan dasar minyak dengan kondom lateks. Itu adalah hal yang melemahkan lateks, yang dapat membuatnya rentan terhadap kerusakan.
  • Pencabutan yang kurang tepat: Hampir 31% pria dan 27% wanita dilaporkan bahwa (pascaseks) mereka gagal untuk mencabut penis –dan kondomnya– tepat pada waktunya setelah ejakulasi. Hey, itu bukan waktunya untuk berlama-lama.
  • Menggunakan ulang satu kondom: Antara 1,4 - 3,3% orang dilaporkan menggunakan ulang kondom setidaknya dua kali selama hubungan seksual. Tidak mau rugi?
  • Salah tempat penyimpanan: Antara 3,3 - 19,1% orang pada studi menyimpan kondom mereka dalam kondisi yang tidak sesuai dengan rekomendasi pada kemasan. Hindari terkena sinar matahari langsung atau disimpan dalam dompet. Kedua tindakan tersebut bisa merusak lateks kondom di dalam kemasan.

Khasiat buah ciplukan sebagai obat stroke

Tahukah anda, dari semua struktur tanaman ciplukan tersebut dapat membantu mengobati penyakit yang bisa di kategorikan dalam penyakit berat. Namun banyak orang yang selama ini memandang sebelah mata tanpa mengetahui khasiat obat tradisional tersebut, dan hanya merasakan buahnya yang manis saja tanpa mengetahui khasiat mujarab dari batang, daun dan akarnya. Zat bermanfaat dalam tanaman ciplukan terdiri dari :





  1.  vitamin C ,  gula, fisalin, tanin, kriptoxantin, polifenol dan steroid terletak pada  buahnya
  2. Asam palmitat, stearat terletak pada biji buahnya.
  3. flavonoid dan saponin terletak pada daun dan tunas
  4.  alkaloid terletak pada akarnya 
  5. chlorogenic acid terletak pada batang dan daun
Selain zat bermanfaat di atas masih ada zat lainya seperti asam malat, asam sitrun, dan H2o yang semua zat- zat tersebut dapat membantu kesehatan tubuh anda.

Jika anda penasaran apa saja khasiat serta manfaat tanaman ciplukan? simak sajian berikut ini di mulai dari :

  • Manfaat buah ciplukan

- Mengobati penyakit ayan/ epilepsi
Jika anda atau anggota keluarga ada yang mengidap penyakit berbahaya ini, ada baiknya mengkonsumsi sekitar 8 sampai 10 butir setiap harinya, kandungan pada buah ciplukan dapat membantu mengatasi ayan secara berkala.

- Menurunkan darah tinggi
Khasiat buah ciplukan lainya adalah sebagai obat tradisional yang dapat membantu menurunkan darah tinggi/ hipertensi. Cara penyajian: ambil buah ciplukan sebanyak 5 gram saja, rebus dengan air sebanyak 110 ml selama kurang lebih 10 samapai 15 menit sambil terus di aduk. setelah sampai waktu yang di tentukan, saring air rebusan dan dinginkan sejenak kemudian minum 2 kali sehari. Hal yang perlu di ingat adalah janganlah terlalu lama menyimpan karena akn mengurangi bahkan menghilangkan senyawa yang ada.

-Mengobati sakit paru- paru
Khasiat lainya adalah membantu mengobati penyakit paru- paru, namun kali ini bukan hanya buahnya saja, melainkan semua struktur pada tanaman mulai dari akar, daun, bunga, batang dan buah rebus sampai mendidih dengan air sebanyak 3 sampai 5 gelas saja, dan seperti sebelumnya saring kemudian minum secara rutin 3 X sehari


  • Manfaat daun ciplukan
-  Mampu melawan kanker
wow, hal yang sangat luar biasa, menurut beberapa penelitian kesehatan, steroid pada daun dan buah ciplukan bisa membantu melawan dan membunuh sel- sel ganas yang tumbuh dalam tubuh. Dan study tersebut juga menyatakan bahwa ekstrak tanaman ciplukan dapat mengecilkan ukuran tumor kanker.

Itulah tadi Khasiat Buah Ciplukan Untuk Obat Tradisional Herbal Mujarab yang perlu anda ketahui, secara garis besar tanaman ciplukan berfungsi sebagai antibakteri, antivirus, antihiperglikemi, imunostimulan, imunosupresan , antiinflamasi, analgesik, sitotoksik, antiinflamasi, antioksidan, analgesik, dan sitotoksik, meredakan batuk, menetralkan racun serta mengaktifkan kembali fungsi kelenjar tubuh dan anti tumor.